Sabtu, 09 Juli 2011

MENGENAL TARI ADAT BIMA,,,TARI LENGGO ,,

       Tari istana di kelompokan dalam dua kategori sesuai dengan jenis kelamin penarinyajj yaitu:
* tari siwe (tari perempuan),, yaitu jenis tari yang di mainkan oleh para penari perempuan seperti lenggo siwe (lenggo mbojo), toja , lengsara, katubu dan karaenta..
* tari mone (tari laki-laki),, yaitu jenis tari yang di mainkan oleh penari laki-laki, seprti kanja, sere, soka ,manca, lenggo mone(lenggo melayu) dan mpa.a sampari..

         Tari ari mai ba asi (tari di luar pagar istana), dalam pengertian tari rakyat, meliputi mpa,a sila. gantao dan buja kadanda. semu jenis tari di mainkan oleh penari laki-laki........
nah dilihat dari pembagian kelompok di atas maka tari lenggo merupakan tari klasik istana, tarian ini ada 2 yaitu lenggo siwe(lenggo mbojo) dan lenggo mone ( lenggo melayu). tari lenggo ini diciptakan oleh sultan abdul khair sirajudin, sultan bima kedua yang memerintah pada tahun 1640-1682 M.
Adbul Khair Sirajudin terkenal sebagai seorang budayawan dan seniman selain sebagai panglim perang yang gagah berani. pada masanya perkembangan seni budaya islam berkembang pesat , terutama seni tari seni sastra, seni ukir, dan arsitektur. pada umumnya tari klasik bima selain ciptaan , juga merupakan hasil kreasi abdul khair sirajudin..

          Lenggo siwe dimainkan  oleh setengah pangka  (enam orang) penari putri , karna itu diberi nama lenggo siwe( lenggo putri), kadang-kadang disebut lenggo mbojo,, untuk membedakan dengan tari lenggo mone( lenggo melayu) yang dimainkan oleh penari pria, ciptaan para ulama melayu pada masa pemerintaha Sultan Abdul Khair Sirajudin. kedua jenis lenggo itu lazimnya dipergelarkan dalam satu kesatuan tari pada waktu yang sama dalam upacaraUA PUA (sirih puan), oleh karna itu diberi nama lenggo UA PUA.....

tupsssssssssssssss semoga bermaanfaat,,,
lembo ade mena

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar